3 December 2021

Tips Menghadapi Konsumen Rewel

ITS ALL ABOUT YOUR CUSTOMER AND MAKING PROFIT

 

Siapa bilang dengan bekerja di balik meja berarti kamu ga perlu tahu soal konsumenmu? Justru dengan mengenal konsumen, kerja kamu jadi lebih terarah, buktikan saja!!

Konsumen memang salah satu sumber income perusahaan, mereka menentukan denyut kehidupan perusahaan.. Tapi betulkah kita harus memperlakukannya bak raja?

Konsumen akan berespon atau berperilaku sesuai dengan cara kita memperlakukan mereka. Jika kita memperlakukan dengan fairness dan respect, maka mereka pun akan memperlakukan kita seperti itu. kita sopan, mereka sopan. kita marah, mereka marah! kesalahan utama yang sering kita lakukan adalah kita mengharapkan konsumen untuk bertingkah laku sesuai dengan kehendak kita, tidak rewel, menerima saran kita dan mau diatur. Ingat hubungan dengan konsumen adalah nomor satu.

Beberapa tips bisa kamu lakukan,

  • KENALI “EMOSI ” KONSUMEN

Mendapatkan konsumen yang punya karakter sulit memang menyebalkan. Kita tak pernah bisa menerka apa sih maunya!. Dituruti A mintanya B!  Tapi cobalah dipahami bahwa konsumen kita juga manusia biasa sama seperti kita, Di saat – saat tertentu mereka begitu sensitif, emosional, menyebalkan dan sangat demanding ( nah, sama kan dengan kondisi emosi kita menjelang menstruasi !)

Yang penting adalah bagaimana kita mengakomodasi kepentingan dan kemauan konsumen. Tapi ini bukan berarti kita harus menuruti semua kemauannya. Semakin lentur atau flexible kita bersikap akan semakin mudah kita mengakomodasi keinginan konsumen.

Lentur seperti apa sih? yaaa ….seperti main layang – layang, jika kita terlalu kuat menarik benang saat pertarungan, bisa – bisa layangan kita putus. Dalam hal dengan konsumen, layang- layang siapapun yang putus berarti kegagalan kita dalam membina konsumen

Memegang konsumen itu bagikan mengasuh remaja usia 17 an. Dia bersifat seperti sabun – digenggam terlalu kuat maka ia akan melejit, tapi digenggam terlalu longgar dia juga akan mudah lolos dari genggaman.

Lalu, genggaman seperti apa ? Gentle but firm!! ( lembut tapi kuat )

 

Jangan sembunyikan kesalahan. Konsumen akan lebih menghargai jika kita mengatakan bahwa ada sedikit kesalahan yang kita perbuat dan sekarang berusaha diperbaiki. Sekali konsumen percaya, akan merasa aman memakai jasa atau membeli produk kita.

Sedangkan Empati adalah satu sikap dimana kita berusaha meraba – merasakan apa yang ada di pikiran/ perasaan konsumen seperti dia merasakannya, singkatnya, kita melihat memakai matanya, mendengar memakai telinganya, dan merasakan lewat hatinya.

Empati berguna untuk melatih concern dalam menilai budget konsumen tetapi perlu diingat, kita juga ada  di posisi perusahaan dengan tugas mulia, making profit.

 

Konsumen kita  ternyata amat demanding ( menuntut ), apakah kita harus terus melayaninya? kita kaji dulu kejadiannya. kalau konsumen tidak fair misalnya sulit bayar, terlalu banyak menawar yang tidak logis dan kita telah melakukan segala upaya tetapi tetap tidak bisa memperbaiki keadaan, maka kita bisa bilang ENOUGH ( cukup !!! )

Mungkin saja chemistry kita tak cocok dengan konsumen kita. biarkan konsumen tsb berlalu mencari perusahaan yang baru.

Perlu keberanian untuk bersikap asertif, dan lagi – lagi  kita harus bisa mempertanggungjawabkannya secara profesional.

Okeee, sekian dulu tips dari kita, semoga bermanfaat yaa

untuk lebih mengenal toko dan admin – admin kita yang super kece, kamu bisa menghubungi kita kemana aja kamu suka

intip – intip produk – produk kita boleh – boleh aja girls..

cuzzzz….

KLIK FOR OUR IG

KLIK FOR OUR FACEBOOK

KLIK FOR OUR SHOPEE

KLIK FOR OUR TOKOPEDIA

KLIK FOR CHAT maura

KLIK FOR CHAT sinta

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping cart
There are no products in the cart!
Continue shopping
0
X
Call Now ButtonCALL ME NOW FOR MORE INFO